Dear sahabat2ku yang dicintai Allah..
Anda seorang pimpinan?
Anda seorang yang dipimpin?
Ketika saya melakukan kesalahan, saya lebih nyaman diberi nasehat
daripada di caci-maki.
Ketika orang lain mencaci-maki atas kesalahan saya, saya lebih memilih menutup
telinga rapat-rapat dan
semua tidak berubah saat mereka selesai mencaci-maki.
semua tidak berubah saat mereka selesai mencaci-maki.
Lain kondisinya jika mereka memberi saya nasehat atas kesalahan yang
saya buat, saya mendengarkannya dengan baik, memikirkannya, dan ada keinginan
untuk memperbaiki.
Sahabatku.. setiap orang selalu ingin dihargai atas jerih payah yang
dilakukan, menghargai bukan berarti selalu membenarkan atau memberi komentar
bagus. Jika memang salah, katakan salah hanya saja gunakan kata yang baik dan
nyaman untuk dia dengar.
Mencaci-maki bukan jalan terbaik ketika kita memergoki seseorang
melakukan kesalahan.
Nah..karena saya tidak suka dicaci-maki meskipun saya salah, maka saya
belajar untuk tidak mencaci-maki siapapun ketika ada yang salah.
Mungkin mereka memang pantas dicaci, mereka pantas dimaki untuk setiap
kesalahan yang mereka lakukan, tapi merekapun layak dihargai atas pekerjaan
yang sudah dilakukan.
Sahabatku yang bijaksana..Mari, kita coba menghargai..meski kita mampu
untuk mencaci..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar